Beda Ulama dan Paus: Gus Dur Orang Murtad atau Guru Perdamaian?


Ustadz Abu dan Paus

Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang. Gus Dur mati meninggalkan kontroversi.

(voa-islam.net)

Hampir setengah bulan Gus Dur meninggalkan dunia untuk meneruskan pengembaraannya menuju alam akhirat. Tapi manusia kontroversi asal Jombang Jawa Timur ini masih meninggalkan polemik yang tak berujung pada titik temu. Di kalangan manusia yang ditinggalkannya, Gus Dur menyisakan perdebatan, apakah beliau orang murtad atau pahlawan perdamaian?

Di mata Kristen, Gus Dur adalah Guru Perdamaian dan Pahlawan Gereja Minoritas. Maka, umat Kristen, baik Protestan maupun Katolik sangat kehilangan dengan kematian Gus Dur. Berita kematiannya sangat mengagetkan para pastur dan pendeta hingga Paus di Vatikan.

Romo Pastur Benny Susetyo, Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengakui kaget dengan kepergian Gus Dur. ”Tiga hari lalu, sebelum operasi, Gus Dur masih telepon dan kami bercanda. Saya tak menduga, ia pergi begitu cepat,” katanya.

Romo Franz Magnis-Suseno, Rohaniwan Katolik dan Guru Besar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara sangat mengagumi Gus Dur. Di koran Kompas, Senin, (4/1/ 2010), Franz memuji Gus Dur sebagai nasionalis Indonesia tulen, pluralis pelindung minoritas dan kiyai penikmat lagu Bethoven.

..Romo Franz Magnis-Suseno memuji Gus Dur sebagai nasionalis Indonesia tulen, pluralis pelindung minoritas dan kiyai penikmat lagu Bethoven…

“Betapa luar biasa Abdurrahman Wahid, Gus Dur kita ini! Seorang nasionalis Indonesia seratus persen, dengan wawasan kemanusiaan universal. Seorang tokoh Muslim yang sekaligus pluralis dan melindungi umat- umat beragama lain. Enteng-enteng saja dalam segala situasi, tetapi selalu berbobot; acuh-tak acuh, tetapi tak habis peduli dengan nasib bangsanya. Orang pesantren yang suka mendengarkan simfoni-simfoni Beethoven,” kata Franz dalam tulisannya. ”Kita menyertai arwahnya dengan doa-doa kita agar ia dengan aman, gembira, dan pasti terheran-heran dapat sampai ke asal-usulnya,” lanjutnya.

Di dunia internasional, berita kematian membuat Paus, pimpinan tertinggi Gereja Katolik bersedih hati. Begitu mendengar kabar kematian Gus Dur, Paus Benediktus XVI mengirimkan doa belasungkawa atas wafatnya Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Surat belasungkawa yang dikirimkan khusus dari Vatikan.

“All loving God, we have lost a great statesman who taught about plurality. You have called our father Abdurrahman Wahid who had always taught about peace. This nation needs him,” demikian doa Paus dalam surat belasungkawanya.

Pada acara tahlilan hari ketujuh wafatnya Gus Dur Selasa (5/1/2010), doa Paus Benediktus XVI itu dibacakan oleh Romo Benny Susetyo dalam bahasa Indonesia.

“Ya Allah yang Mahakasih, kami telah kehilangan negarawan yang sangat besar, yang mengajarkan perbedaan. Kau panggil bapak kami Abdurrahman Wahid yang selalu mengajarkan perdamaian. Bangsa ini membutuhkan beliau,” ujar Romo Benny membacakan surat Paus Benediktus ke XVI.

Kalangan Protestan juga tak kalah sedihnya mendengar berita kematian Gus Dur. Misalnya, umat Kristen Sulawesi Utara yang sangat kehilangan atas wafatnya Gus Dur, karena menurut mereka, Gus Dur adalah pahlawan minoritas (Kristen).

..umat Kristen Sulawesi Utara yang sangat kehilangan atas wafatnya Gus Dur, karena menurut mereka, Gus Dur adalah pahlawan minoritas (Kristen)…

”Ia adalah tokoh perdamaian dan ’pahlawan’ minoritas. Kami benar-benar kehilangan. Belum ada tokoh setara Gus Dur. Ia pergi meninggalkan semerbak melati,” kata Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa Pendeta AO Supit, Rabu (30/12) di Manado.
Apa yang membuat kalangan Kristen sangat sedih kehilangan Gud Dur? Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta AA Yewangoe mengungkapkan bahwa ia bertemu langsung dengan Gus Dur tiga bulan lalu ketika ada sebuah gereja yang izinnya dicabut wali kota.

”Beliau datang ke Kantor PGI untuk memberikan dukungan. Itu adalah salah satu bukti, beliau menginginkan semua orang di Indonesia memperoleh haknya, hak beribadah,” katanya. Dia melanjutkan, Gus Dur adalah tokoh bangsa yang tidak tergantikan. ”Beliau sangat memerhatikan kerukunan umat beragama di Indonesia,” ujarnya.

Anehnya, sikap Gus Dur bak malaikat baik dalam membela gereja itu justru membingungkan umat baik Muslim maupun Kristen. Karena mereka merasa aneh, ada apa dengan Gus Dur, sehingga lebih membela minoritas sembari menyakiti umat mayoritas?

Sikap Gus Dur yang pro minoritas Kristen dan kerap menyakiti mayoritas Muslim, disadari juga oleh Romo Franz Magnis-Suseno, di koran Kompas, Senin, (4/1/ 2010), Franz mengungkapkan sbb:

”Gus Dur berhati terbuka bagi semua minoritas, para tertindas, para korban pelanggaran hak-hak asasi manusia. Umat-umat minoritas merasa aman padanya. Gus Dur membuat mereka merasa terhormat, ia mengakui martabat mereka para minoritas, para tertindas, para korban. Ada yang tidak mengerti mengapa Gus Dur begitu ramah terhadap agama-agama minoritas, tetapi sering keras terhadap agamanya sendiri. Namun, Gus Dur demikian karena ia begitu mantap dalam agamanya. Karena itu, ia tidak perlu defensif dan tidak takut bahwa agamanya dirugikan kalau ia terbuka terhadap mereka yang berbeda.”

Gus Dur di Mata Beberapa Kiyai dan Ulama Islam

Di saat kebanyakan orang mengelu-elukan sosok Gus Dur sebagai Ulama, Kyai, Pahlawan Gereja, Guru Bangsa, Bapak Bangsa di sisi lain ada juga yang mengkritisinya. Di tengah simpati jutaan warga Indonesia dari Presiden, kiyai, santri sampai rakyat jelata terhadap meninggalnya Gus Dur, ternyata ada kiyai dan ulama yang kurang simpati terhadap Gus Dur, bahkan menyebut Gus Dur sebagai orang murtad karena pernyataan dan sikapnya yang dinilai keluar dari aqidah Islam.

Di Madura, sejumlah kiai dan ulama yang dikenal berlawanan pandangan dengan Gus Dur, baik dalam politik dan agama, secara manusiawi tetap mengungkapkan turut berduka cita atas wafatnya mantan presiden RI keempat tersebut. Tapi secara politik dan pemikiran keagamaan, mereka berharap tak ada lagi orang yang nyeleneh seperti Gus Dur.

..Semoga tidak ada lagi kiai nyeleneh secara pemikiran setelah Gus Dur,” ujar KH Kholil Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Gunung Jati Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur..

KH Kholil Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Gunung Jati Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Ia mengaku secara politik dan pemikiran keagamaan berseberangan dengan Gus Dur yang selalu kontroversial. Ia menilai pluralisme agama yang diusung Gus Dur sangat berbahaya bagi umat Islam.

“Semoga tidak ada lagi kiai nyeleneh secara pemikiran setelah Gus Dur,” ujarnya, Rabu (30/12).

Pernyataan paling mengejutkan bagi kalangan pemuja Gus Dur datang dari KH Abu Bakar Ba’asyir. Ulama yang juga amir Jama’ah Anshorut Tauhid ini bahkan tidak mau menyebut Abdurrahman Wahid dengan panggilan ”Gus,” karena menurutnya, di Jawa Timur, panggilan ini sangat terhormat yang hanya pantas disandang oleh para kiyai mulia.

“Maaf, saya tidak memanggil Gus, karena panggilan Gus itu hanya digunakan untuk anak kyai mulia di Jawa Timur”, kata pengasuh Pesantren Al-Mukmin Ngruki Solo, di hadapan ribuan jamaah pengajian Ahad 3 Januari 2009, di Masjid Ramadhan Bekasi.

Kiyai kharismatik asal Solo Jawa Tengah ini berpendapat bahwa Abdurrahman Wahid bukan guru bangsa, karena amalan dan ucapannya semasa hidup kerap kali menunjukkan kemurtadan, antara lain menyebut Al-Qur’an sebagai kitab terporno di dunia.

..menurut keyakinan saya Mister Dur ini murtad karena dia telah mengatakan semua agama sama, padahal Allah mengatakan ’Innaddina ‘indallahil Islam.’ Belum lagi perkataan dia soal Qur’an porno, dan pluralisme…

“Jadi, mengenai Mister Dur, menurut keyakinan saya Mister Dur ini murtad karena dia telah mengatakan semua agama sama, padahal Allah mengatakan ’Innaddina ‘indallahil Islam.’ Belum lagi perkataan dia soal Qur’an porno, dan pluralisme. Orang yang berfaham pluralisme itu murtad karena pluralisme itu menganggap bahwasanya jika kita hidup bersama-sama, kita tidak boleh menggunakan syariat Islam,” jelas Ba’asyir sebagaimana dikutip muslimdaily.net.

Jadi, simpul Ba’asyir, orang yang berfaham pluralisme itu juga murtad, apalagi faham demokrasi. “Maka insya Allah pendapat saya, keyakinan saya Mr Dur itu murtad, tapi saya tidak memaksa orang berkata begitu. Itu insya Allah berdasarkan dalil-dalil yang kuat dan saya siap diskusi dengan tokoh NU, kyai atau siapa saja, saya tantang diskusi untuk persoalan ini, kalau perlu mubahalah,” tegas Ba’asyir.

Statemen Gus Dur murtad itu disampaikan oleh Ba’asyir karena beliau berulang kali ditanya jamaah pengajian mengenai fenomena orang-orang yang mengkultuskan Abdurrahman Wahid ini.

Para pembela dalam polemik Gus Dur Murtad

Sepekan setelah muslimdaily.net menampilkan statemen Gus Dur murtad, reaksi berdatangan dari beberapa kalangan nahdiyin. Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sangat menyayangkan statmen Abu Bakar Ba’asyir soal Gus Dur murtad. Hal tersebut dikatakan Ketua PB PMII Andien Joharudin, Minggu (10/1/2010) di Matraman, Jakarta.

“Kami sangat sayangkan statmen provokatif beliau, di mana semua agama dan negara sedang kehilangan sosok Gus Dur, beliau malah membuat suasana duka menjadi ricuh,” katanya.

PB PMII akan mengambil tindakan jika Abu Bakar Ba’asyir terus mengeluarkan statmen provokatif.

“Untuk pertama kita akan mengajak dialog dengan beliau jika masih mengeluarkan nada provokatif,” tandas Andien.

..Sebaiknya, jika mereka benar-benar mengagumi Gus Dur, jangan tempuh jalur kekerasan. Jadikanlah dialog ilmiah sebagai titik temu perbedaan. Jika tak mampu berdialog ilmiah, biarkan saja dan jangan dipikirin. Ingat kata Gus Dur: Gitu aja kok repot!…

Beberapa pemuda NU Tangerang, memiliki langkah yang berbeda dengan sikap PB PMII yang akan menempuh jalur dialog dan argumentasi ilmiah untuk mengklarifikasi statemen tentang Gus Dur murtad.

Mereka mengangap pernyataan Abu Bakar Ba’asyir sama saja telah menghina warga NU. Bahkan menurut Nurdin, salah satu tokoh pemuda NU di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengatakan akan memboikot dan mengusir Abu Bakar Ba’asyir di datang ke wilayah Tangerang, khususnya Tangerang Selatan.

“Kita akan mengusir Abu Bakar Ba’asyir kalau menginjak wilayah Tangerang Selatan,” katanya, Sabtu (9/1/2010).

Pernyataan Nurdin ini memang agak menggelikan. Sebagai orang yang mengaku pengagum dan pendukung Gus Dur, tak selayaknya mereka menempuh jalur premanisme ketika menyikapi sebuah perbedaan. Bukankah Gus Dur yang selama ini mereka kagumi selalu membela minoritas, dan pernyataan Ba’asyir itu adalah pernyataan minoritas di negeri ini?

Sebaiknya, jika mereka benar-benar mengagumi Gus Dur, jangan tempuh jalur kekerasan. Jadikanlah dialog ilmiah sebagai titik temu perbedaan. Jika tak mampu berdialog ilmiah, biarkan saja dan jangan dipikirin. Ingat kata Gus Dur, ”Gitu aja kok repot!”

Salah satu alasan Gus Dur disebut murtad, karena pernah menyebut Al-Qur’an Porno

Nampaknya, polemik kemurtadan Gus Dur dari Islam ini menambah daftar kontroversi dalam hidup dan matinya.

Bukti terkuat yang dijadikan argumen para ulama dan kiyai untuk menyebut Gus Dur murtad adalah statemen Gus Dur di radio 68H yang menyebut Al-Qur’an sebagai kitab suci yang paling porno di dunia.

Buntut dari pernyataan itu, lebih dari 500 ulama dan kiyai se-Jawa dan Madura, mengadukan Gus Dur ke Mabes Polri. Pengaduan ratusan kiyai ini tercatat dengan nomor TBL/99/VI/2006/Siaga I tertanggal 13 Juni 2006 (http://www.kapanlagi.com/h/0000120135_print.html).

..Buntut dari pernyataan itu, lebih dari 500 ulama dan kiyai se-Jawa dan Madura, mengadukan Gus Dur ke Mabes Polri…

Dalam pengaduannya di Mabes Polri, ratusan ulama itu diwakili oleh KH Ahmad Chamid Baidhowi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Wadah, Rembang, Jawa Tengah. Ia didampingi tiga penasihat hukumnya yakni Sugito, Adnan Assegaf dan Asad Yusuf.

Dalam laporan ini, Gus Dur dituduh melanggar pasal 156A KUHP tentang penistaan agama. Sebagai buktinya, Kyai Baidhowi  melampirkan kutipan surat kabar yang memuat pernyataan Gus Dur bahwa Al-Quran merupakan kitab suci paling porno di dunia.   Dalam koran  tertanggal 16 April 2006 tersebut Gus Dur menyebut Al-Qur’an sebagai kitab yang paling porno di dunia karena ada ayat yang memuat anjuran untuk menyusui bayi. Menyusui itu, menurut Gus Dur, merupakan bentuk porno karena memperlihatkan payudara.

Selain itu, Kyai Baidhowi  juga menyerahkan salinan tanda tangan lebih dari 500 ulama se Jawa-Madura yang juga mengecam pernyataan Gus Dur.

Tudingan GusDur yang menyebut Qur’an porno itu telah ditanggapi banyak penulis. Al-Ustadz Hartono Ahmad Jaiz dalam buku ”Al-Qur’an Dihina Gus Dur,” secara komprehensif menuangkan asal-usul tudingan Gus Dur hingga kesalahan dan jawabannya berdasarkan pendapat para ulama Salafus Shalih yang diambil dari berbagai kitab Tafsir dan Hadits Nabi.

Di bagian akhir, Ustadz Hartono secara khusus mengutip fatwa para ulama terhadap orang yang mengolok-olok Allah SWT, Al-Qur’an dan Agama Islam (halaman 9-110).  Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya, ”Ada orang yang mengolok-olok atau menghina Allah, ayat-ayat-Nya (Al-Qur’an) dan Rasul-Nya. Apa hukumnya?”

Syaikh Utsaimin menjawab: ”Perbuatan ini, walaupun dilakukan dengan bersenda-gurau, banyolan dan lelucon, maka itu adalah perbuatan kafir dan munafik. Tidak boleh seseorang mempermainkan Al-Qur’an, memperolokkannya, menertawakannya dan menghinakannya. Kalau ada orang yang melakukannya, maka dia jadi kafir karena dia menunjukkan penghinaan kepada Allah, para Rasul, Kitab Suci dan Syariat-Nya.”

Salah satu ayat yang dijadikan argumen oleh Syaikh Utsaimin adalah Al-Qur’an surat  At-Taubah 65-66: ”Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.”

Tak hanya ulama dan kiyai saja yang menyoal tuduhan Al-Qur’an porno yang ditudingkan Gus Dur. Para muallaf yang mantan Kristen pun beramai-ramai membantah tudingan Gus Dur. Salah satu muallaf yang meluruskan tudingan Gus Dur adalah Wencelclaus Insan LS Mokoginta. Muallaf berdarah Cina-Manado ini menulis buku ”Mana yang Porno, Alkitab ataukah Al-Qur’an?” yang diterbitkan oleh Pustaka Birrul Walidain (Juni, 2006).

..Tidak boleh seseorang mempermainkan Al-Qur’an, memperolokkannya, menertawakannya dan menghinakannya. Kalau ada orang yang melakukannya, maka dia jadi kafir…

Kini jasad Gus Dur sudah berkalang tanah. Sebelum Izrail mencabut nyawanya, Gus Dur belum sempat mencabut pernyataan Al-Qur’an Porno. Gus Dur juga belum pernah menulis buku jawaban balik terhadap buku-buku yang  menyoal statemen Al-Qur’an Porno. Sehingga publik menilai uraian buku tersebut benar.

Walhasil, kita pasrahkan sepenuhnya kepada Allah Yang Mahatahu dan Mahaadil,. Bila benar bahwa Gus Dur menghina Al-Qur’an sebagai kitab suci terporno di dunia, biarlah Allah yang membalasnya dengan balasan yang tak kalah menghinakannya daripara penghinaan Gus Dur.

Tapi jika Gus Dur tak bermaksud menghina Al-Qur’an, publik bertanya-tanya, mana bantahannya, dan kapan beliau mencabut pernyataannya? Untuk meminta klarifikasi langsung kepada Gus Dur, apa maksud dan keyakinannya ketika menyebut Al-Qur’an Porno, pintu sudah tertutup. Karena kini, di alam kuburnya, Gus Dur tak perlu klarifikasi amal dan ucapannya kepada manusia. Klarifikasinya hanya disampaikan kepada Munkar dan Nakir, sang malaikat qubur. [taz/dari berbagai sumber]

sumber : voa-islam.net

About mpiuika

ilmu tuntut dunya siar

Posted on 12 Januari 2010, in Copas and tagged , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. ahmad bustomy

    k.h.Abd.Rahman Wahid itu ahli thoriqoh bahkan mungkin sdh jdi ahli hakikat,wallahu alam bisshawab.ahli ibdh sprti itu statemen nya psti berbeda dgn kita yg tingkat keimanan kita hanya sampai syari’at.Dia amat sgt jauh keimanannya melebihi kita..jdi jgn berfikir negatif trhdp gus dur,kita hrs tau dlu siapa dia,silsilah klwarganya, pernah menimba ilmu dmn saja..jdi ksimpulannya adlh pernyataan gus dur itu pasti bertolak blakang dgn pandangan kita.Toh dia itu guru thoriqoh…mdh2n amal ibdhnya di trima di sisi Allah SWT.Amin..

  2. jangan ter lalu mengkultuskan dia ,…meskipun dia itu katanya silsilanya sampai ke wali. kalo dia sudah menjelek-jelekkan agamanya sendiri itu namanya murtad. umpamakan saja anda mempunyai keluarga sama mister Dur. tapi dia tidak mengakui malah menjelek-jelekan keluarga anda. apakah itu dinakaman keluarga anda???
    dan juga yang namanya segala bentuk thoriqoh itu sesat karena dia terlalu mengkultuskan amirnya lebih dari sekedar amir mungkin tingkatanya sampai tingkatan rosul. padahal Nabi Muhammad adalah penutub dari segala nabi tidak ada nabi / Rosul yang setela Beliau.
    jadi luruskanlah lagi pemahaman tentang islam anda.

  3. saya mah setuju sama kang ahmad.. Kalo ibadah aja masih belum benar, jgn sok lah menghakimi orang masalah agama, kalo mau tw Gusdur murtad apa kaga, ya mati aja sono biar bisa nanya sama malaikat munkar nankir, lagian kalo sdh dilaporin kepolisi karena penistaan tp ko gusdur kaga pernah ditengkep.. Coba ente pade cari tw jgn cuman ngomong doank..

  4. Ini kita jadikan sebuah referensi dimana ada sebuah contoh orang yg berpengetahuan tinggi, ahli toriqoh, dll.
    Telah melecehkan agamanya sendiri,,

    pemahamannya, jelas sefaham dg kita, klo pun berbeda paham tentu dan jelas bisa d artikan dg yg laen,,

    tp d sni dy dg nada terkekeh2nya menggunakan makna “denotasi” bahwa Al-Qur’an itu porno,,

    itu sudah jelas dan tak kan bisa d uraikan dg kata yg lain,,

  5. Kalian tau ???

    Saat DIA menjabat menjadi presiden, apa yg ia lakukan ???

    Sudah buta, jd presiden kesempatan sering “ngelencer” keluar negeri ma keluarganya,,
    lalu saat dy jd presiden, ada bantuan untuk negara dari malaysia, apa yg ia lakukan ???

    DIA makan sendiri bantuannya,,
    lalu apa alasannya ???

    DIA sangka tuh duit hadiah untuknya !!!

    Itukah yg namanya org berilmu tinggi ???

    Saya rasa DIA adalah org terbodoh sedunia,,

    karena itu dy d turunkan dari presiden klo g salah atas nama bpk amin rais,,
    dari situ DIA langsung bilang “darah amin rais, halal” itu kah yg d sebut wali ???

    Akhirnya byk polemik2
    masjid milik muhammadiyah d rebut paksa olek org NU, bhkan dlm ceramah jum’at pun byk kiai dan ustadz yg menggugat amin rais.

    dia mernah berobat penyakit matanya d indonesia, ke singapur, bahkan ke amerika, tapi apa ???
    Dia tidak pernah sembuh dari penyakitnya.

    Klo DIA seorang wali, harusnya ada keajaiban pada matanya jd sembuh

    ini mungkin ADZAB jd bukan cuma matanya yg buta, tp hatinya juga buta.

  6. Perbedaannya antara Gus Dur dan Pus tipis atau hampir sama. beda yang paling jelas adalah fisik serta biologis, tetapi secara ideologis sama tidak membedakan karena hampir sama:
    kalo kita menetapkan suatu hukum harus berdasarkan dhohirnya… laa bil baatin.
    dampak kerusakkan masyarakat umat islam lebih lebih besar Gus Dur daripada Paus. sebab Paus bener2 kafir & musyrik telah diketauhi.
    Sedangkan Gus Dur secara Ligal Formal Islam udah diketahui dunia islam Bahkan Ulama’ menurut kelompok/golongannya. akan tetapi pertanyaan2, pandangan2, komentar2, dan sikap dia banyak menyimbang dari akidah islam yang benar inilah maksud benyak menjerumuskan umat islam yang masih awam dalam agamanya.
    mudah2han pengikut2nya sadar/disadarkan oleh allah SWT.

  7. Saya setuju sama wijhatul haq.

    Udah lah, gur dur dah tewas…

    Saya g sudi klo bilang wafat.
    Bagi saya penghianat seperti mister dur haram d do’akan apalagi d walikan.

    Karna dia berani menghina Al-Qur’an dan secara langsung dia murtadz.

  8. Saya tidak menyalahkan kalian semua, karena saya tau ilmu agama kalian baru sekedar sholat, dan kalian belum tau siapa diri kalian sendiri

  9. kuburan gusdur ambles saat kamera hp sudah populer. tapi tak ada satu pun foto mayat gusdur utuh. kenapa? karena memang mayatnya tidak ada di kuburannya. kemana? Allah maha-sangat-berkuasa. Allah ambleskan kuburan gusdur untuk beritahu masyarakat kalo mayat gusdur tidak ada karena SUDAH DIBENAMKAN LEBIH DALAM BUAT DIGILING BUMI.

  10. hati-hati dengan lidah kita, bukan kultus atau tidak tapi akhlak seorang muslim tidaklah membicarakan kejelekan orang yang sudah meninggal, perdebatan Gus Dur Wali atau Murtad tidaklah penting, tapi bukankah kita semua mengaku muslim?? yang saya yakini, menghina orang di dalam kubur tidaklah benar!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: