Arsip Blog

DR. Nirwan Lulus, Al Jabiri Meninggal Dunia

Pada tanggal 28 April 2010, peneliti INSISTS, Nirwan Syafrin meraih gelar doktor dalam bidang pemikiran Islam, setelah berhasil mempertahankan disertasi doktor berjudul A Critique of Reason in Contemporary Arab Philosophical Discourse with Special Reference to Muhammad ‘Abid al-Jabiri. Para pengujinya adalah Prof. Dr. Muddathir Abdel Rahim (Profesor Pemikiran Politik di ISTAC – IIUM) dan Assoc. Prof. Dr. Fakhruddin Abdul Mukti (Head Department of Islamic Studies, Universiti Malaya). Dua  Profesor lain yang hadir dalam sidang tersebut adalah Assoc. Prof. Dr. Nasruddin dan Prof. Dr. Muhammad Zuhdi Abdul Majid. Read the rest of this entry

STAKEHOLDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Oleh : Imam Nawawi, Edi Sariman, dan Fahmi Puja

PENGANTAR

Konsep stakeholder kini menjadi bagian tak terpisahkan dari pemikiran manusia dalam seluruh aspek kehidupannya, utamanya dalam upaya pemberdayaan pendidikan. Dalam tradisi lama stakeholder dipahami sebagai orang yang menanamkan investasi atau pemilik sebuah bisnis. Akan tetapi kini pengertian stakeholder tidak semata pada individu tapi bisa juga kelompok. Oleh karena itu akhir-akhir ini dikenal bahwa stakeholder adalah individu atau kelompok yang memilik satu atau lebih jenis-jenis usaha (bisnis) di mana stakeholder bisa terdiri dari berbagai fungsi; pelaksana, pemegang kebijakan, pengaman dan pelaku bisnis itu sendiri. Read the rest of this entry

ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM ERA ORDE LAMA

Disusun oleh: Fauzi Rijal Kholik dan Apip Radiana

A. Pendahuluan

Pendidikan pada dasarnya merupakan upaya merancang masa depan umat manusia yang dalam konsep dan implementasinya harus memperhitungkan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Konsep pendidikan dapat diibaratkan dengan sebuah pakaian yang tidak dapat diimpor atau diekspor. Ia harus diciptakan sesuai dengan keinginan, ukuran, dan model dari orang yang memakainya, sehingga tampak pas dan serasi. Read the rest of this entry

ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG

Oleh : Riri dan Syaidah Rofiqoh

PENDAHULUAN

Dua dasawarsa terakhir abad ke-19 dan dua dasawarsa pertama abad ke-20 dikenal sebagai puncak abad imperialisme, yang merupakan masa keemasan bagi bangsa-bangsa yang bernafsu membentuk kekaisaran seperti Inggris, Prancis, dan lain-lain yang merajalela di Asia Afrika, termasuk Belanda di Indonesia yang sudah memulai politik ekspansinya jauh sebelum itu.

Di Indonesia, Belanda menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar penduduk yang dijajahnya di kepulauan Nusantara ini adalah beragama Islam. Belanda sangat khawatir akan timbulnya pemberontakan orang-orang Islam fanatik. Islam sangat ditakuti, karena kurangnya pengetahuan mereka –Belanda- yang tepat mengenai Islam, sehingga mula-mula Belanda tidak berani mencampuri agama ini secara langsung. Melihat kondisi tersebut kolonial Belanda sampai pada kesimpulan, bahwa kolonial Belanda tidak akan bertahan lama, apabila agama Islam dibiarkan tumbuh dan berkembang. Sebab Islam adalah agama yang membenci segala bentuk penindasan dan penjajahan. Untuk menghadapi masalah tersebut pemerintah kolonial Belanda sangat berterima kasih kepada Christian Snouck Hurgronje (1889) yang secara sungguh-sungguh mendalami Islam. Salah satu nasehatnya kepada pemerintah Belanda ialah “Pengaruh Islam tidak mungkin dihambat tetapi perlu dibatasi pengaruhnya. Berikan umat Islam kebebasan melaksanakan ibadah agama mereka, tetapi pendidikan harus diawasi”. Read the rest of this entry

PROSES PERENCANAAN PENDIDIKAN ISLAM

Oleh : Siti Zulfa, Sayidah Rofiqoh, Riri Suprihatin

PENDAHULUAN

Secara filosofis, dalam kegiatan kehidupan sehari-hari kita selalu penuh dengan perencanaan. Akan tetapi, sering tidak disadari bahwa kita telah melakukan perencanaan. Perencanaan adalah sesuatu yang penting sebelum melakukan sesuatu yang lain. Perencanaan dianggap penting karena akan menjadi penentu dan sekaligus memberi arah terhadap tujuan yang ingin dicapai. Perencanaan menentukan berhasil tidaknya suatu program, program yang tidak melalui perencanaan yang baik cenderung gagal. Dalam arti kegiatan sekecil dan sebesar apapun jika tanpa ada perencanaan kemungkinan besar berpeluang untuk gagal. Read the rest of this entry

Metode Pendidikan dalam Pandangan Tiga Ilmuwan Islam

20090908085719

Mari belajar

Pendidikan merupakan faktor penting yang menentukan kehidupan manusia. Melalui pendidikan, manusia bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Kemajuan yang dicapai peradaban Islam di zaman kekhalifahan tak lepas dari keberhasilan dunia pendidikan. Pada zaman itu, kota-kota Islam telah menjelma menjadi pusat pendidikan dan peradaban yang sangat maju.
Di abad pertengahan, para ilmuwan dan cendekiawan Muslim telah menyusun metode pendidikan atau pembelajaran yang sangat baik. Metode itu disusun agar para siswa bisa memahami dan menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan di madrasah-madrasah dengan mudah.
Berikut ini adalah tiga metode pendidikan yang dicetuskan tiga intelektual Muslim terpadang di zaman kekhalifahan. Mereka adalah Ibnu Sina, Ibnu Khaldun serta Al-Ghazali. Lalu bagaimana gagasan dan pemikiran mereka tentang pendidikan yang baik dan ideal bagi dunia  Islam? Read the rest of this entry

RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM

RUANG LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM

Oleh : Linda Herdis Dan Deswati

Ilmu Pendidikan Islam mempunyai ruang lingkup yang sangat luas , karena didalamnya penuh dengan segi-segi atau pihak-pihak yang ikut terlibat baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Historis dan Filosofis Pendidikan Islam

Pendidikan Islam di Indonesia sudah berlangsung sejak masuknya slam ke Indonesia. Pada tahap awal Pendidikan Islam dimulai dari kontak-kontak pribadi maupun kolektif antara mubaligh (pendidik) dengan peserta didiknya, setelah komunitas muslim daerah terbentuk di suatu daerah tersebut tentu mereka membangun tempat peribadatan dalam hal ini masjid. Masjid merupakan lembaga pendidikan Islam yang pertama muncul di samping rumah tempat kediaman  ulama atau muibaligh. Read the rest of this entry

PENTINGNYA MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKA

 Oleh : Dede Mahfud dan Dayat

A. Pendahuluan

Bertolak dari asumsi bahwa life is education and education is life dalam arti pendidikan sebagai persoalan hidup dan kehidupan maka diskursus seputar pendidikan merupakan salah satu topik yang selalu menarik. Setidaknya ada dua alasan yang dapat diidentifikasi sehingga pendidikan tetap up to date untuk dikaji. Pertama, kebutuhan akan pendidikan memang pada hakikatnya krusial karena bertautan langsung dengan ranah hidup dan kehidupan manusia. Membincangkan pendidikan berarti berbicara kebutuhan primer manusia. Kedua, pendidikan juga merupakan wahana strategis bagi upaya perbaikan mutu kehidupan manusia, yang ditandai dengan meningkatnya level kesejahteraan, menurunnya derajat kemiskinan dan terbukanya berbagai alternatif opsi dan peluang mengaktualisasikan diri di masa depan.

Dalam tataran nilai, pendidikan mempunyai peran vital sebagai pendorong individu dan warga masyarakat untuk meraih progresivitas pada semua lini kehidupan. Di samping itu, pendidikan dapat menjadi determinan penting bagi proses transformasi personal maupun sosial. Dan sesungguhnya inilah idealisme pendidikan yang mensyaratkan adanya pemberdayaan. Read the rest of this entry

PENGERTIAN, DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Oleh : A. Farhan Syaddad dan Agus Salim

A. Pendahuluan

Dalam pandangan ajaran Islam, segala sesuatu harus dilakukan secara rapi, benar, tertib, dan teratur. Proses-prosesnya harus diikuti dengan baik. Sesuatu tidak boleh dilakukan secara asal-asalan (Didin dan Hendri, 2003:1). Mulai dari urusan terkecil seperti mengatur urusan Rumah Tangga sampai dengan urusan terbesar seperti mengatur urusan sebuah negara semua itu diperlukan pengaturan yang baik, tepat dan terarah dalam bingkai sebuah manajemen agar tujuan yang hendak dicapai bisa diraih dan bisa selesai secara efisien dan efektif.

Pendidikan Agama Islam dengan berbagai jalur, jenjang, dan bentuk yang ada seperti pada jalur pendidikan formal ada jenjang pendidikan dasar yang berbentuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), jenjang pendidikan menengah ada yang berbentuk Madrasah Alyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dan pada jenjang pendidikan tinggi terdapat begitu banyak Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dengan berbagai bentuknya ada yang berbentuk Akademi, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas. Pada jalur pendidikan non formal seperti Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak (TPA), Majelis Ta’lim, Pesantren dan Madrasah Diniyah. Jalur Pendidikan Informal seperti pendidikan yang diselenggarakan di dalam kelurarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan. Kesemuanya itu perlu pengelolaan atau manajemen yang sebaik-baiknya, sebab jika tidak bukan hanya gambaran negatif tentang pendidikan Islam yang ada pada masyarakat akan tetap melekat dan sulit dihilangkan bahkan mungkin Pendidikan Islam yang hak itu akan hancur oleh kebathilan yang dikelola dan tersusun rapi yang berada di sekelilingnya, sebagaimana dikemukakan Ali bin Abi Thalib :”kebenaran yang tidak terorganisir dengan rapi akan dihancurkan oleh kebathilan yang tersusun rapi”.

Makalah sederhana ini akan membahas tentang pengertian dan fungsi-fungsi manajemen pendidikan Islam, sebagai pengantar diskusi pekuliahan Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Ibnu Khaldul Bogor. Read the rest of this entry

Muqadimah

Segala puja dan puji hanya milik Allah pemilik muthlaq alam semesta ini, Shalat serta salam semoga terlimpah selalu buat paduka mulya yang jejak langkahnya senantiasa kita jadikan panutan, Nabi dan Rasul  Akhir Zaman yang tiada lagi nabi dan Rasul  sesudahnya baik Nabi da rasul yang membawa syari’at maupun yg tidak membawa syari’at yakni Muhammad SAW.

Blog sederhana ini memiliki himmah yang tinggi untuk bisa memberikn informasi seluas-luasnya kepada ummat wabilkhusus para mahasiswa S2 UIKA Manajemen Pendidikan Islam baik berupa materi yang diberikan dosen, materi hasil download, atau tulisan ringan para mahasiswa baik berupa tugas kuliah maupun tulisan lepas sekedar artikel ringan yang berharap dapat memiliki manfaat yang dalam buat kepentingan ummat.

Kepada para sahabat Mahasiswa, agar Rumah maya sederhana ini semarak dengan dakwah, dimohon untuk turut serta mengisinya dengan berbagai artikel yang bermanfaat. Semoga Jalan dakwah kita senantiasa diridlai Allah SWT. Amiiin

Fastabiqul khairaat

Billahi Taufiq Walhidayah

Wassalaamu ‘Alaikum wr. wb

Salam hangat

*Admin-Fasya*

TULISAN INI ADALAH TULISAN STATIS, TULISAN TERBARU ADALAH TULISAN DIBAWAHNYA.